Blog EntryArtikel PernikahanApr 2, '08 12:15 PM
for everyone

Berikut kutipan artikel pernikahan, semoga bisa menjadi kado pernikahan yang bermakna

Bismillahirrahmanir rahiim …
Dengan kerendahan hati, mari kita simak pesan-pesan Al Qur’an tentang
tujuan hidup yang sebenarnya. Nasehat ini untuk semuanya. Baik untuk mereka
yang telah memiliki arah. Bagi mereka yang belum punya arah. Atau bahkan
yang tak punya arah sekalipun. Nasehat ini untuk semuanya. Semua yang ingin
mendapat dan meraih kebaikan.

Nikah itu ibadah. Nikah itu suci … ingat itu. Memang nikah itu bisa karena
harta, bisa karena keturunan, bisa karena kecantikan, ketampanan, dan bisa karena agama.

Jangan engkau jadikan harta, kecantikan, dan keturunan sebagai alasan karena itu akan
menyebabkan celaka.

Jadikan agama sebagai alasan. Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.

Tak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta. Namun,
jika cinta engkau jadikan satu-satunya landasan, maka keluargamu akan
rapuh. Mudah terombang-ambing dan hancur kemudian. Jadikanlah Allah sebagai
landasan. Niscaya kau akan selamat. Tidak saja di dunia,
tapi juga di akhirat. Jadikan ridho Allah sebagai tujuan. Niscaya mawaddah,
sakinah dan rahmah akan
tercapai. Insyaallah …….

Untuk suami yang sholih …

Jangan kau menginginkan menjadi raja dalam istanamu. Disambut isteri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan. Jika ini kaulakukan, istanamu tidak akan langgeng. Lihatlah manusia teragung sepanjang sejarah, Muhammad SAW tidak marah ketika harus tidur di luar beralaskan sorban, karena sang isteri tidak mendengar kedatangan beliau. Tetap tersenyum, meski tak tersedia makanan di hadapan, ketika lapar. Menjahit bajunya yang robek………..

Jangan engkau terlalu cinta pada isterimu. Jangan engkau terlalu menuruti isterimu.

Jika itu engkau lakukan, akan celaka. Engkau tidak akan dapat melihat hitam dan putih,
tidak akan dapat melihat benar dan salah. Lihatlah bagaimana Allah menegur Nabimu ketika mengharamkan apa yang telah Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan isteri. Tegaslah terhadap isterimu. Dengan cintamu ajaklah ia tata kepada Allah. Jangan biarkan ia dengan kehendaknya. Lihatlah isteri Nuh dan Luth. Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang. Isterimu bisa menjadi musuhmu. Didiklah isterimu.

Jadikanlah ia sebagai Hajar, wanita utama yang setia terhadap tugas suami, IbrahimJadikan ia sebagai Maryam. Wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya. Jadikan ia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi tugas suami, Muhammad SAW menerima tugas risalah.

Isterimu adalah tanggung jawabmu. Jangan larang mereka untuk taat kepada Allah.Biarkan ia giat berdakwah kepada kaumnya untuk menyegerakan tegaknya kembali kalimah-Nya. Biarkan ia menjadi wanita yang sholehah yang senantiasa mengokohkan dakwahmu dan dakwahnya.Tegur ia tatkala ia lalai dalam melaksanakan amanahnya. Biarkan ia menjadi
Hajar, Maryam atau bahkan Khodijah. Sungguh jangan kau belenggu dengan egomu
.

Untuk isteri yang sholihah …

Jika engkau menjadi isteri, jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam
istanamu. Disayang, dimanja dan dilayani oleh suamimu. Terpenuhi apa yang
menjadi keinginanmu. Jika itu engkau lakukan, istanamu akan menjadi neraka
bagimu. Jangan engkau paksa suamimu menurutimu. Jangan engkau paksa suamimu
untuk melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya.
Siapkan dirimu untuk menjadi
Hajar, yang setia terhadap tugas suami. Siapkan dirimu untuk menjadi
Maryam, yang bisa senantiasa menjaga kehormatannya.


Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi suami tercinta
mejalankan misi dakwahnya. Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu.
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu. Jika itu kau salah gunakan,
kecintaannya padamu yang begitu besar akan memaksanya menjadi pendurhaka.
Jangan ………..

Untuk calon Bapak …

Jika kau menjadi bapak, jadilah bapak yang bijaksana layaknya Lukmanul
Hakim. Jadilah Bapak yang tegas seperti Ibrahim.
Jadilah Bapak yang
dipenuhi kasih dan sayang seperti Muhammad SAW
. Ajaklah anakmu mengenal Allah. Ajaklah anak dan istrimu untuk senantiasa taat pada Allah.
Jadikan ia sebagai Yusuf yang berbakti. Jadikan ia setaat Ismail.

Mohonlah kepada Allah. Mintalah kepada Allah agar mereka menjadi anak yang
sholih dan senantiasa menjadi pejuang Islam.

Untuk calon Ibu ...

Jika kau menjadi ibu, jadilah kau ibu yang bijak, ibu yang teduh, yang bisa
memberi keteduhan pada suami dan anak-ana
kmu.
Bimbinglah anakmu dengan
kasih sayangmu. Jadikan mereka mujahid. Jadikan mereka tentara-tentara
Allah. Jangankan biarkan mereka larut dalam kemanjaan dan malas-malasan.
Siapkan mereka menjadi anak yang shalih. Hamba yang shalih. Yang siap menegakkan
risalah Islam.

Pernikahan laksana ajal, tak peduli siap Atau tidak, pada waktu yang
telah ditentukan dia Akan datang menjemput seseorang untuk berpindah ke
alam lain. Maka beruntunglah bagi siapa yang mempersiapkan diri.

Untuk Suami Renungkanlah …

Pernikahan menyingkap tabir rahasia... Isteri yang kamu nikahi tidak semulia Khadijah, tidak setaqwa Aisyah, pun tidak setbah Fatimah. Justru isterimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi solehah …

Pernikahan menyadarkan akan kewajiban bersama. Isterimu menjadi tanah, kamu langit penaungnya. Isteri ladang tanaman, kamu pemagarnya. Isteri ibarat ternak, kamu penggembalanya.
isteri adalah murid, kamu mursyidnya. Isteri bagaikan anak kecil,Kamu tempat bermanja dan berkeluhkesah ia. Dan ketika isteri menjadi racun,kamulah penawar bisanya. Seandainya isteri tulang yang bengkok maka berhati-hatilah meluruskannya … Pernikahan menginsyafkan kita perlunya keimanan dan ketaqwaan. Untuk belajar meniti ridho Allah SWT. Karena memiliki isteri yang tak sehebat mana, justru kamu akan tersentak dari alpa. Kamu bukanlah Rasulullah SAW, pun bukan Sayyidina Ali Karramallahuwajhah. Cuma suami akhir zaman yang mencoba untuk menjadi suami sholeh. Amiin ………

Untuk Isteri Renungkanlah …

Pernikahan menyingkap tabir rahasia. Suami yang menikahimu tidaklah semulia Muhammad SAW, tidak setaqwa Ibrahim, pun tidak setabah Ayub. Apalagi setampan Yusuf. Justru suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang sholeh …

Pernikahan menyadarkan akan kewajiban bersama. Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya. Suami adalah nahkoda kapal, dan kamu pengemudinya. Saat suami seorang raja, kamu dapat merasakan anggur singgasananya. Dan ketika suami menjadi racun, kamulah penawar bisanya. Sungguh , tatkala suami sebagai inti jantung keluarga, maka anti-lah rusuk pelindungnya. Seandainya suami bengis lagi lancang,maka berhati-hatilah meluruskannya …

Pernikahan menginsyafkan kita perlunya keimanan dan ketaqwaan. Untuk belajar meniti ridho Allah SWT. Karena memiliki suami yang tak sehebat mana, justru kamu akan tersentak dari alpa. Kamu bukanlah Khadijah yang sempurna dalam menjaga, pun bukan Hajar yang setia dalam sengsara. Cuma wanita akhir zaman yang mencoba untuk menjadi istri salehah. Amiin ………

   
“Semoga Allah Mengumpulkan Yang Berserakan Dari Keduanya, Memberkati
Mereka Berdua Dan Kiranya Allah Meningkatkan Kualitas Keturunan Mereka,
Menjadikan Pembuka Pintu Rahmat, Sumber Ilmu Dan Nikmat Serta Rasa Aman
Bagi Umat “ (Doa Rasulullah Saat Pernikahan Putrinya Fatimah Dengan Ali Bin Abi Thalib)

NB. Ini bukan tulisan saya, tapi dapat dari teman 


18 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bea00akmal wrote on Apr 2
cieeeeeeeeeee buat calon ibu mana dek sur??????

Halaaaahhh macam udah mau jd mamak aja,,,,,

eh 1 lagi buat jomblowati ade kagak???

anyway subhanallah artikel yg sangat bagus dek sur

(dari temen yg mana tuh sur?? kok rasanya ane pernah baca ya hihihi) *peace dek sur*
soer6484 wrote on Apr 2
cieeeeeeeeeee buat calon ibu mana dek sur??????

Halaaaahhh macam udah mau jd mamak aja,,,,,

eh 1 lagi buat jomblowati ade kagak???

anyway subhanallah artikel yg sangat bagus dek sur

(dari temen yg mana tuh sur?? kok rasanya ane pernah baca ya hihihi) *peace dek sur*
Buat calon ibu masa depan donk.....hhmm
klo buat joblowan ntar nyari lagi...(klo ada yg posting...)
ne dr temen kita juga...hahahaha.....joblowan itu tuuh...
(ayoo tebak donk....yg gondrong n.......??)
soer6484 wrote on Apr 2
bang fadil....lagi ngapaen ne....keluyuran aja
lovelyningsih wrote on Apr 2
♪♥ yg udah ngak jomlo masih boleh ikut baca kan soer?♥♫
juanfa002 wrote on Apr 2
Sur, kalau nulis harus ada reference nya, ntar diminta copyright lho...
Karya Sur mana?mana?apa kata dunia nanti?ha..ha..
juanfa002 wrote on Apr 2
bang fadil....lagi ngapaen ne....keluyuran aja
Sorry booo
Keluyuran?ayam kalle...ha..ha..
doles wrote on Apr 2
aku mau menikah tapih pempuan blom ada lagi......
boleh sur cariin buat saya?
aku memang kepengin menikah............
soer6484 wrote on Apr 3
♪♥ yg udah ngak jomlo masih boleh ikut baca kan soer?♥♫
hehehe....uni sayang.....sila-sila dech.....terbuka untuk umum koq......
g'da copyright'a..
soer6484 wrote on Apr 3
Sorry booo
Keluyuran?ayam kalle...ha..ha..
enggak keluyuran siihh, tp gentayangan.....hi...hi..hiiii
soer6484 wrote on Apr 3
doles said
aku mau menikah tapih pempuan blom ada lagi......
boleh sur cariin buat saya?
aku memang kepengin menikah............
jgn bersedih dan gelisah disaat... "dia" ....yg ditunggu2 blm juga hadir...insyaallah "dia "juga lg menantimu....ntah skrg dia ada dmn....semoga Allah segera mempertemukan engkau dg permata yg sdg kau cari...amin...
soer6484 wrote on Apr 3
Sur, kalau nulis harus ada reference nya, ntar diminta copyright lho...
Karya Sur mana?mana?apa kata dunia nanti?ha..ha..
reference'a anonymous bang....
klo karyaku...hhmm...ntar aja dech.....lg mengumpulkan kepingan judul ne..trus minta d approve sm supervisor dulu...klo dah ok...baruu lah d release....macam dissertation aja.....hehehe
Apa kata dunia? Tetep...asyik.
suryaokta wrote on May 13
Motto belajar "Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian"
Motto Nikah "Bersenang-senang dahulu, bersusah-susah kemudian"

hehehehehe........
soer6484 wrote on May 14
Motto belajar "Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian"
Motto Nikah "Bersenang-senang dahulu, bersusah-susah kemudian"

hehehehehe........
motto bujang "begini nasib jadi bujangan......masak-masak sendiri, makan2 sendiri....semua'a sendiri.....capeekk dech"

hahahaha.......
bea00akmal wrote on May 14, edited on May 14
Motto belajar "Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian"
Motto Nikah "Bersenang-senang dahulu, bersusah-susah kemudian"

hehehehehe........
Motto belajar "bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian"

Motto Nikah "bersakit2 dahulu, matilah kemudian"

;P
bea00akmal wrote on May 14
motto bujang "begini nasib jadi bujangan......masak-masak sendiri, makan2 sendiri....semua'a sendiri.....capeekk dech"

hahahaha.......
dangdut banget surrrrrrrrrrr,,,,,,,,,dasarrrrrr maniaaaaaaaaaaaaa
soer6484 wrote on May 15
dangdut banget surrrrrrrrrrr,,,,,,,,,dasarrrrrr maniaaaaaaaaaaaaa
ngopi dangdut bareng yuukk.........
pas rasanya.......

haalaaahh ketularan iklan terus niih.....
soer6484 wrote on May 15
Motto belajar "bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian"

Motto Nikah "bersakit2 dahulu, matilah kemudian"

;P
matilah kemudian, dimakan cacing kau......(Naga Bonar jd 2)
iphe008 wrote on Jul 29
Tambah lg Doank, Artikel Pernikahan.....lg Nyari Reperensi Buat Milih Calon Pasangan...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help